Tugas ISP

Desember 8th, 2010 by upanunie

1). ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom. Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Karena teknologi ini “paling murah”. Tidak perlu membangun jaringan kabel, mudah dipindahkan, tidak ada biaya ijin dan lain-lain. ISP terkoneksi satu sama lain dalam Internet Exchange, interkoneksi.
2. Prosedur berlangganan
Pelanggan yang berlangganan dengan sebuah ISP harus mengikuti aturan-aturan berlangganan yang ditetapkan oleh ISP tersebut. Biasanya masing-masing ISP memiliki kebijakan-kebijakan tersendiri namun pada umumnya ISP-ISP tersebut melarang pelanggan untuk menggunakan koneksi internet untuk keperluan-keperluan yang negative dan melanggar hukum.
Kita mungkin sudah kenal dengan Telkomnet instant, produk layanan internet ini adalah salah satu produk internet yang sudah cukup lama hadir di masyarakat. Pemakai sangat gampang dalam melakukan koneksi ke internet, cukup sediakan sebuah modem yang terhubung ke PC dan line telepon, pelanggan langsung bisa melakukan koneksi dengan mudah, cukup dial nomer tertentu masukkan username dan password, beres?.
Tipe layanan dari ISP biasanya dapat kita kategorikan menjadi 2 bagian yaitu :
1. Dial on demand Internet
Dial on demand ini adalah layanan internet dimana pelanggan tidak terkoneksi secara terus menerus ke internet. Pelanggan akan dibebani biaya berdasarkan lamanya mereka terkoneksi ke internet.
Contoh layanan internet dial on demand adalah : Telkomnet instant dari Telkom, layanan-layanan dial up dari ISP yang lain, juga beberapa layanan dari ISP wireless local.
2. Dedicated Internet
Pelanggan yang menggunakan dedicated internet akan terhubung terus dengan internet 24/7. Sistem pembayaran dari layanan ini juga biasanya dilakukan per bulan dimana pelanggan akan membayar sesuai dengan paket yang ditawarkan, baik selama sebulan tersebut pengguna memang benar menggunakan internet 24 jam penuh atau tidak.
Sistem dedicated ini biasanya mahal, dan biasanya untuk menekan biaya langganan, ISP memberikan beberapa metode untuk menekan harga misalnya dengan membatasi jumlah data yang boleh didownload dan diupload oleh pelanggan selama 1 bulan. Jumlah batasan data ini biasanya disebut dengan quota.
Contoh layanan internet dedicated internet adalah layanan-layanan dari Channel 11, ERA AKSES, Speedy dari Telkom dan layanan-layanan dari ISP wireless local.
3. Isi dari ISP
Apa sih isi dari ISP itu?
ISP itu isinya adalah orang dan peralatan-peralatan yang diperlukan untuk memberikan service koneksi internet kepada pelanggan-pelanggannya Peralatan-peralatan tersebut biasanya berupa server, router, peralatan-peralatan untuk koneksi ke pelanggan-pelanggannya dan peralatan-peralatan interkoneksi mereka ke upstream. Biasanya ISP bekerja sama dengan operator jaringan dalam menjalankan usahanya. Jadi ada juga ISP yang tidak memiliki peralatan jaringan. Mereka hanya punya SDM untuk penjualan, customer support dan billing atau penagihan. Sisanya, mulai bandwidth, system jaringan, diserahkan kepada operator jaringan. Misalnya saya adalah sebuah ISP bekerja sama dengan pemilik jaringan telepon untuk membuat system koneksi internet dial up. Saya juga membeli bandwidth dari pemilik jaringan telepon tersebut dan saya terima beres semuanya. Setelah itu saya tinggal menjual produk internet dial up tersebut, menyediakan system customer support dan menangani pembayaran.
4. FAQ tentang Pemilihan ISP
Pertanyaan-pertanyaan yang sering saya jumpai :
1. Mengapa ISP tidak bisa membersihkan virus?
Yang bisa membersihkan virus adalah sebuah program antivirus. Antivirus hanya bisa mengidentifikasikan atau menebak sebuah file/data/program itu adalah virus, jika file/data/program itu sudah utuh.
Sedangkan file/data/program yang diterima dan dilewatkan oleh ISP itu adalah dalam bentuk pecahan.
2. ISP yang bagus :
Kriteria apa sih yang bisa dipakai acuan oleh calon pengguna internet ?
a. Pelanggannya banyak
Sebuah ISP dengan ratusan pelanggan, mestinya secara kualitas lebih baik dibanding ISP yang masih memiliki puluhan pelanggan. Sebab ngga mungkin donk ratusan orang salah pilih. Dan kesempatan calon pelanggan untuk bertanya kepada pengguna ISP tersebut juga semakin gampang. Malah bisa jadi teman anda sudah menggunakannya. Kan lebih enak kalau kata ISP tersebut bagus atau tidak keluar dari teman yang bisa kita percaya.
Jadi pertanyaan calon pengguna internet kepada bagian marketing atau sales dari sebuah ISP adalah : Berapa jumlah pelanggan Anda?
b. Service.
ISP dan jaringan computer yang saling berkaitan pada dasarnya dibangun pada sebuah system yang tidak reliable. Masalah pada koneksi internet itu sangat lumrah terjadi. Bencana alam, kesalahan manusia, umur peralatan, kesalahan manusia saat mengoperasikan peralatan, listrik dsb bisa menyebabkan koneksi internet pelanggan mati. Jadi pastikan saat anda mengalami masalah dengan internet anda mempunyai tempat untuk berkonsultasi. Setidaknya anda tahu nanti masalah terjadi dimana dan kira-kira kita harus bagaimana sekarang untuk bisa mendapatkan koneksi internet lagi.
Ini penting bagi anda-anda yang awam dengan internet dan orang-orang yang menggunakan internet 24 jam sehari.
Kemudian jaminan-jaminan apa yang akan anda dapatkan jika menggunakan layanan sebuah ISP?
Sebab harga insvestasi awal untuk melakukan koneksi ke internet masih cukup mahal ya. Apakah ada jaminan terhadap investasi anda tersebut, kemudian jaminannya dalam bentuk apa?
Apakah ada kontrak khusus dengan anda, dan bagaimana sistemnya?
c. Mempunyai system redundancy.

Bahasa awamnya adalah system koneksi cadangan. Dimana koneksi ini akan berfungsi jika koneksi utama mereka mati. Sangat penting, seperti kondisi saat kabel FO dunia di Taiwan putus, kalau ISPnya tidak memiliki koneksi cadangan yang bagus, maka dipastikan selama 3 minggu koneksi anda tidak akan bisa digunakan.
d. Harga
harga sebenarnya adalah factor utama. Tapi sebenarnya pemilihan koneksi internet bagusnya dilihat dari perbandiangan antara harga dengan bandwidth dan kebutuhan anda. Sebab sekarang harga bandwidth internet di Denpasar sudah cukup standar dimana umumnya internet paling murah itu rata-rata dimulai dari 300ribu rupiah, walaupun ada saya dengar bisa 100-200ribu rupiah tapi saya belum pernah ketemu langsung dengan orang yang menggunakannnya.
Harga sebanding dengan bandwidth atau kecepatan internet. Semakin murah, semakin kecil kecepatannya. Kita tidak perlu berargumen banyak dalam hal ini sebab, fakta secara teknis memang begitu. Kalau dari sisi marketing, beda cerita lah

2.Pengertian IP Address

Apakah sebenarnya IP address itu, IP address dapat di analogikan sebagai alamat sebuah rumah, Nomer Telpon sebauh HandPhone, IP address digunakan untuk memberikan alamat berbagai website di dunia, Komputer di dunia secara unik, sehingga dapat di akses oleh seluruh penduduk penjuru dunia yang terkoneksi ke Internet.

IP address sendiri dibagi menjadi dua macam yaitu:

IP address Publik

adalah IP address yang dapat di akses oleh pengguna internet diseluruh dunia, dan IP address publik diberikan oleh badan khusus dunia yang menangani mengenai IP address yaitu IANA.

IP address Lokal

adalah IP address  yang dapat diakses hanya di jaringan komputer, di area lokal, dalam arti jaringan private, misal jaringan warnet, jaringan kantor dan IP address ini tidak dapat di akses langsung dari internet, hanya dapat di akses dari jaringan lokal. adapun Range jaringan lokal adalah sebagai berikut:

  • 10.0.0.0 -10.255.255.255
  • 172.16.0.0 -172.31.255.255
  • 192.168.0.0 -192.168.255.255

Pembagian Kelas IP Address

Jumlah IP address yang tersedia secara teoritis adalah 255×255×255×255 atau sekitar 4 milyar lebih yang harus dibagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Pembagian kelas-kelas ini ditujukan untuk mempermudah alokasi IP Address, baik untuk host/jaringan tertentu atau untuk keperluan tertentu.

IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (net ID) dan bagian host (host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E.

Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Contohnya IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jumlah host yang dapat ditampung oleh tiap jaringan sangat besar. Kelas D dan E tidak digunakan secara umum, kelas D digunakan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk keprluan eksperimental. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :

Bit pertama IP address kelas A adalah 0, dengan panjang net ID 8 bit dan panjang host ID 24 bit. Jadi byte pertama IP address kelas A mempunyai range dari 0-127. Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255×255×255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini:

IP address kelas A

Dua bit IP address kelas B selalu diset 10 sehingga byte pertamanya selalu bernilai antara 128-191. Network ID adalah 16 bit pertama dan 16 bit sisanya adalah host ID sehingga kalau ada komputer mempunyai IP address 167.205.26.161, network ID = 167.205 dan host ID = 26.161. Pada. IP address kelas B ini mempunyai range IP dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx, yakni berjumlah 65.255 network dengan jumlah host tiap network 255 x 255 host atau sekitar 65 ribu host.

IP address kelas B

IP address kelas C mulanya digunakan untuk jaringan berukuran kecil seperti LAN. Tiga bit pertama IP address kelas C selalu diset 111. Network ID terdiri dari 24 bit dan host ID 8 bit sisanya sehingga dapat terbentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 host.

IP address kelas C

IP address kelas C digunakan untuk keperluan multicasting. 4 bit pertama IP address kelas C selalu diset 1110 sehingga byte pertamanya berkisar antara 224-247, sedangkan bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal istilah network ID dan host ID.
IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum. 4 bit pertama IP address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255.
Sebagai tambahan dikenal juga istilah Network Prefix, yang digunakan untuk IP address yang menunjuk bagian jaringan.Penulisan network prefix adalah dengan tanda slash “/” yang diikuti angka yang menunjukkan panjang network prefix ini dalam bit. Misal untuk menunjuk satu network kelas B 167.205.xxx.xxx digunakan penulisan 167.205/16. Angka 16 ini merupakan panjang bit untuk network prefix kelas B.

Mengkonfigurasi TCP/IP
Implementasi TCP/IP pada Windows98 meliputi protokol standar TCP/IP, kompatible dengan
TCP/IP berbasis jaringan. Protokol standar TCP/IP termasuk:
1. Internet Protocol,
2. Transmission Control Protocol (TCP),
3. Internet Control Message Protocol (ICMP),
4. Address Resolusion Protocol (ARP),
5. User Datagram Protocol (UDP).
TCP/IP harus dikonfigurasikan sebelum dahulu agar bisa “berkomunikasi” di dalam jaringan
komputer. Setiap kartu jaringan komputer yang telah diinstall memerlukan IP address dan subnet
mask. IP address harus unik (berbeda dengan komputer lain), subnet mask digunakan untuk
membedakan network ID dari host ID.
Memberikan IP Address
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host
Configuration Protocol (DHCP) atau disi secara manual.

Prosedur yang dilakukan untuk mengisikan IP address:
1. Buka Control Panel dan double-klik icon Network.
2. Di dalam tab Configuration, klik TCP/IP yang ada dalam daftar untuk kartu jaringan yang telah
diinstall.
3. Klik Properties.
4. Di dalam tab IP Address, terdapat 2 pilihan:
* Obtain an IP address automatically
IP address akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address
secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi
client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan
pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address
tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
* Specify an IP address
IP address dan subnet mask diisi secara manual.
5. Klik OK.
6. Jika diperlukan masuk kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab Gateway,
masukkan nomor alamat server.
7. Klik OK.
8. Jika diperlukan untuk mengaktifkan Windows Internet Naming Service (WINS) server, kembali
ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab WINS Configuration, dan klik Enable
WINS Resolution serta masukan nomor alamat server.
9. Jika diperlukan untuk mengaktifkan domain name system (DNS), kembali ke dalam kotak
dialog TCP/IP Properties, klik tab DNS Configuration, klik Enable DNS, masukkan nomor
alamat server.
10. Klik OK.

3. Dalam dunia website/weblog sekarang ini, khususnya bagi para publisher dan blogger diperlukan pengetahuan tentang Search Engine Optimization, website/weblog yang telah sobat buat tugas selanjutnya adalah mendaftarkan website/weblog sobat ke mesin pencari Google atau yang lainnya. Sebelum mendaftarkan website/weblog yang telah dibuat; sekarang yang menjadi pertanyaan apa itu search engine optimization, cara kerja dan fungsi suatu search engine.

1. Pengertian Search Engine
Mesin pencari web atau yang lebih dikenal dengan istilah web search engine merupakan program komputer yang dirancang untuk mencari informasi yang tersedia didalam dunia maya. Berbeda halnya dengan direktori web (seperti dmoz.org) yang dikerjakan oleh manusia untuk mengelompokkan suatu halaman informasi berdasarkan kriteria yang ada, web search engine mengumpulkan informasi yang tersedia secara otomatis.

2. Cara Kerja Search Engine
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www. Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data
tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.

Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.

Mesin pencari lain yang menggunakan proses real-time, seperti Orase, tidak menggunakan indeks dalam cara kerjanya. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal seperti informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada broken link, dan lebih sedikit sumberdaya sistem yang diperlukan (Google menggunakan hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.). Tetapi, ada juga kelemahannya yaitu pencarian lebih lama rampungnya.

3. Komponen utama dalam Search Engine
Sebuah search engine memiliki beberapa komponen agar dapat menyediakan layanan utamanya sebagai sebuah mesin pencari informasi. Komponen tersebut antara lain :

1. Web Crawler
Web crawler atau yang dikenal juga dengan istilah web spider bertugas untuk mengumpulkan semua informasi yang ada di dalam halaman web. Web crawler bekerja secara otomatis dengan cara memberikan sejumlah alamat website untuk dikunjungi serta menyimpan semua informasi yang terkandung didalamnya. Setiap kali web crawler mengunjungi sebuah website, maka dia akan mendata semua link yang ada dihalaman yang dikunjunginya itu untuk kemudian di kunjungi lagi satu persatu.

Proses web crawler dalam mengunjungi setiap dokumen web disebut dengan web crawling atau spidering. Beberapa websites, khususnya yang berhubungan dengan pencarian menggunakan proses spidering untuk memperbaharui data data mereka. Web crawler biasa digunakan untuk membuat salinan secara sebhagian atau keseluruhan halaman web yang telah dikunjunginya agar dapat dip roses lebih lanjut oleh system pengindexan. Crawler dapat juga digunakan untuk proses pemeliharaan sebuah website, seperti memvalidasi kode html sebuah web, dan crawler juga digunakan untuk memperoleh data yang khusus seperti mengumpulkan alamat e-mail.

Web crawler termasuk kedalam bagian software agent atau yang lebih dikenal dengan istilah program bot. Secara umum crawler memulai prosesnya dengan memberikan daftar sejumlah alamat website untuk dikunjungi, disebut sebagai seeds. Setiap kali sebuah halaman web dikunjungi, crawler akan mencari alamat yang lain yang terdapat didalamnya dan menambahkan kedalam daftar seeds sebelumnya.

Dalam melakukan prosesnya, web crawler juga mempunyai beberapa persoalan yang harus mampu di atasinya. Permasalahan tersebut mencakup :

* Halaman mana yang harus dikunjungi terlebih dahulu.
* Aturan dalam proses mengunjungi kembali sebuah halaman.
* Performansi, mencakup banyaknya halaman yang harus dikunjungi.
* Aturan dalam setiap kunjungan agar server yang dikunjungi tidak kelebihan beban.
* Kegagalan, mencakup tidak tersedianya halaman yang dikunjungi, server down, timeout, maupun jebakan yang sengaja dibuat oleh webmaster.
* Seberapa jauh kedalaman sebuah website yang akan dikunjungi.
* Hal yang tak kalah pentingnya adalah kemampuan web crawler untuk mengikuti
perkembangan teknologi web, dimana setiap kali teknologi baru muncul, web crawler harus dapat menyesuaikan diri agar dapat mengunjungi halaman web yang menggunakan teknologi baru tersebut.

Proses sebuah web crawler untuk mendata link - link yang terdapat didalam sebuah halaman web menggunakan pendekatan regular expression. Crawler akan menelurusi setiap karakter yang ada untuk menemukan hyperlink tag html (). Setiap hyperlink tag yang ditemukan diperiksa lebih lanjut apakah tag tersebut mengandung atribut nofollow rel, jika tidak ada maka diambil nilai yang terdapat didalam attribute href yang merupakan sebuah link baru.

2. Indexing system
Indexing system bertugas untuk menganalisa halaman web yang telah tersimpan sebelumnya dengan cara mengindeks setiap kemungkinan term yang terdapat di dalamnnya. Data term yang ditemukan disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya.

Indexing system mengumpulkan, memilah dan menyimpan data untuk memberikan kemudahan dalam pengaksesan informasi secara tepat dan akurat. Proses pengolahan halaman web agar dapat digunakan untuk proses pencarian berikutnya dinakamakan web indexing. Dalam implementasinya index system dirancang dari penggabungan beberapa cabang ilmu antara lain ilmu bahasa, psikologi, matematika, informatika, fisika, dan ilmu komputer.

Tujuan dari penyimpanan data berupa indeks adalah untuk performansi dan kecepatan dalam menemukan informasi yang relevan berdasarkan inputan user. Tanpa adanya indeks, search engine harus melakukan scan terhadap setiap dokumen yang ada didalam database. Hal ini tentu saja akan membutuhkan proses sumber daya yang sangat besar dalam proses komputasi. Sebagai contoh, indeks dari 10.000 dokumen dapat diproses dalam waktu beberapa detik saja, sedangkan penulusuran secara berurutan setiap kata yang terdapat di dalam 10.000 dokumen akan membutuhkan waktu yang berjam lamanya. Tempat tambahan mungkin akan dibutuhkan di dalam computer untuk penyimpanan indeks, tapi hal ini akan terbayar dengan penghematan waktu pada saat pemrosesan pencarian dokumen yang dibutuhkan.

3. Search system
Search system inilah yang berhubungan langsung dengan pengguna, meyediakan hasil pencarian informasi yang diinginkan. Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan kata pencarian biasanya dengan beberapa kata kunci, search system akan mencari data dari indeks database, data yang cocok kemudian akan ditampilkan, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.

contoh Search Engine selain Google dan Yahoo

Alta Vista http:// www.altavista.com Alta Vista merupakan salah satu search engines yang sangat cepat dan memiliki cakupan luas serta mampu melakukan pencarian dokumen full-text di WEB dan artikel-artikel Usenet. Pencarian artikel atau dokumen dapat dilakukan dengan kata kunci, frase kunci atau berupa pertanyaan dibantu dg operator “boolean” (AND,OR, AND NOT, NEAR). Kelebihan lain dari altavista yang tdk dimiliki oleh search engine lain, adalah adanya fasilitas “spelling checker” yang secara otomatis dpt menginformasikan keyword pencarian yang salah dan membetulkannya tanpa melakukan pencarian ulang. Fasilitas “translate” dari beberapa bahasa ke bahasa yang lain, baik dokumen dr hasil penelusuran maupun dokumen pribadi,menjadikan altavista search engine yang inovatif, dan favorit.
Excite http://

tugas internet 2

Desember 8th, 2010 by upanunie

2-HTML FORMAT TEKS ::

OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pemformatan teks.

MATERI:
Element BR(line break), Element P(paragraph), Element H1,H2,H3,H4,H5,H6(header), Element B(bold), Element I(italic), Element U(underline), Element PRE(preformated text), Element CENTER, Element BASEFONT, Element FONT, Element HR(horizontal rule)

ELEMENT BR (Line Break)
Element BR berfungsi untuk ganti baris. Dan element BR ini tidak mempunyai tag penutup.

Sintaks:
<br>

ELEMENT P (Paragraph)
Element P berfungsi untuk ganti paragraf yang diikuti dengan baris kosong di awal dan akhir paragraf. Tag penutup </p> sifatnya optional jika suatu paragraf diikuti oleh paragraf berikutnya. Jika tag </p> diabaikan, maka paragraf itu tidak akan diikuti dengan baris kosong di akhir paragraf.
Element P mempunyai attribute yaitu align yang bernilai “left”, “center”, “right” yang menspesifikasikan posisi tepi horizontal dari paragraf (default: “left”).

Sintaks:
<p align=”left”|”center”|”right”>
……………………..
</p>

ELEMENT H1,H2,H3,H4,H5,H6 (Header)
Element H1,H2,H3,H4,H5,H6 berfungsi untuk membuat header dengan format 6 jenis ukuran huruf  dan tercetak tebal. Nilai ukuran huruf terbesar adalah H1 dan terkecil adalah H6. Element ini mempunyai attribute yaitu align yang bernilai “left”, “center”, “right” yang menspesifikasikan posisi horizontal dari header (default: “left”).

Sintaks:
<hx align=”left”|”center”|”right”>
……………………..
</hx>

x : 1 … 6

ELEMENT B (Bold)
Element B berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak tebal (bold).

Sintaks:
<b>
……………………..
</b>

ELEMENT I (Italic)
Element I berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak miring (italic).

Sintaks:
<i>
……………………..
</i>

ELEMENT U (Underline)
Element U berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak garis bawah (underline).

Sintaks:
<u>
……………………..
</u>

ELEMENT PRE (Preformated text)
Element PRE berfungsi untuk menampilkan teks seperti apa adanya.

Sintaks:
<pre>
……………………..
</pre>

ELEMENT CENTER
Element CENTER berfungsi untuk menampilkan teks dengan posisi horizontal ditengah.

Sintaks:
<center>
……………………..
</center>

ELEMENT BASEFONT
Element BASEFONT berfungsi untuk merubah dasar ukuran huruf tampilan dari web browser. Attribute dari element ini adalah size yang merupakan ukuran  huruf dengan nilai “1″ sampai dengan “7″ pixel, atau berupa ukuran relatif ( + atau - ), default nya adalah “3″ pixel. Element ini tidak mempunyai tag penutup.

Sintaks:
<basefont size=”pixel”>

ELEMENT FONT
Element FONT berfungsi untuk merubah jenis, ukuran dan warna dari tampilan huruf. Element ini mempunyai attribute color untuk merubah warna huruf, face untuk merubah jenis huruf (jika lebih dari satu jenis huruf, harus dibatasi dengan koma), dan size untuk merubah ukuran huruf (pixel).

Sintaks:
<font color=”warna” face=”font” size=”pixel”>
……………………..
</font>

ELEMENT HR (Horizontal Rule)
Element HR berfungsi untuk membuat suatu garis horizontal. Element ini tidak mempunyai tag penutup dan mempunyai attribute align untuk menempatkan posisi secara horizontal (”left”, “center”, “right”), size untuk ukuran ketebalan garis (”pixel”), width untuk ukuran panjang garis (”persen”), dan noshade (garis solid).

Sintaks:
<hr align=”left”|”center”|”right” size=”pixel” width=”persen” noshade>

OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pemformatan teks.

MATERI:
Element BR(line break), Element P(paragraph), Element H1,H2,H3,H4,H5,H6(header), Element B(bold), Element I(italic), Element U(underline), Element PRE(preformated text), Element CENTER, Element BASEFONT, Element FONT, Element HR(horizontal rule)

ELEMENT BR (Line Break)
Element BR berfungsi untuk ganti baris. Dan element BR ini tidak mempunyai tag penutup.

Sintaks:
<br>

ELEMENT P (Paragraph)
Element P berfungsi untuk ganti paragraf yang diikuti dengan baris kosong di awal dan akhir paragraf. Tag penutup </p> sifatnya optional jika suatu paragraf diikuti oleh paragraf berikutnya. Jika tag </p> diabaikan, maka paragraf itu tidak akan diikuti dengan baris kosong di akhir paragraf.
Element P mempunyai attribute yaitu align yang bernilai “left”, “center”, “right” yang menspesifikasikan posisi tepi horizontal dari paragraf (default: “left”).

Sintaks:
<p align=”left”|”center”|”right”>
……………………..
</p>

ELEMENT H1,H2,H3,H4,H5,H6 (Header)
Element H1,H2,H3,H4,H5,H6 berfungsi untuk membuat header dengan format 6 jenis ukuran huruf  dan tercetak tebal. Nilai ukuran huruf terbesar adalah H1 dan terkecil adalah H6. Element ini mempunyai attribute yaitu align yang bernilai “left”, “center”, “right” yang menspesifikasikan posisi horizontal dari header (default: “left”).

Sintaks:
<hx align=”left”|”center”|”right”>
……………………..
</hx>

x : 1 … 6

ELEMENT B (Bold)
Element B berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak tebal (bold).

Sintaks:
<b>
……………………..
</b>

ELEMENT I (Italic)
Element I berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak miring (italic).

Sintaks:
<i>
……………………..
</i>

ELEMENT U (Underline)
Element U berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak garis bawah (underline).

Sintaks:
<u>
……………………..
</u>

ELEMENT PRE (Preformated text)
Element PRE berfungsi untuk menampilkan teks seperti apa adanya.

Sintaks:
<pre>
……………………..
</pre>

ELEMENT CENTER
Element CENTER berfungsi untuk menampilkan teks dengan posisi horizontal ditengah.

Sintaks:
<center>
……………………..
</center>

ELEMENT BASEFONT
Element BASEFONT berfungsi untuk merubah dasar ukuran huruf tampilan dari web browser. Attribute dari element ini adalah size yang merupakan ukuran  huruf dengan nilai “1″ sampai dengan “7″ pixel, atau berupa ukuran relatif ( + atau - ), default nya adalah “3″ pixel. Element ini tidak mempunyai tag penutup.

Sintaks:
<basefont size=”pixel”>

ELEMENT FONT
Element FONT berfungsi untuk merubah jenis, ukuran dan warna dari tampilan huruf. Element ini mempunyai attribute color untuk merubah warna huruf, face untuk merubah jenis huruf (jika lebih dari satu jenis huruf, harus dibatasi dengan koma), dan size untuk merubah ukuran huruf (pixel).

Sintaks:
<font color=”warna” face=”font” size=”pixel”>
……………………..
</font>

ELEMENT HR (Horizontal Rule)
Element HR berfungsi untuk membuat suatu garis horizontal. Element ini tidak mempunyai tag penutup dan mempunyai attribute align untuk menempatkan posisi secara horizontal (”left”, “center”, “right”), size untuk ukuran ketebalan garis (”pixel”), width untuk ukuran panjang garis (”persen”), dan noshade (garis solid).

Sintaks:
<hr align=”left”|”center”|”right” size=”pixel” width=”persen” noshade>

OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pembuatan daftar urutan.

MATERI:
Element OL(ordered list), Element UL(unordered list), Element LI(list item).

ELEMENT OL (Orderd List)
Element OL berfungsi untuk membuat nomor daftar urut. Element ini mempunyai attribute yaitu start, dan type. Attribute start berfungsi untuk memberikan nilai awal dari daftar urutan, attribute type berfungsi untuk memilih bentuk daftar urutan yaitu A untuk abjad huruf besar, a untuk abjad huruf kecil, I untuk abjad romawi besar, i untuk abjad romawi kecil, 1 untuk angka decimal (default: start=”1″ type=”1″ ). Dalam element OL harus terdapat beberapa element LI.

Sintaks:
<ol start=”number” type=”A”|”a”|”I”|”i”|”1″>
……………………
</ol>

ELEMENT UL (Unordered List)
Element UL berfungsi untuk membuat daftar tanpa nomor urut (dalam format bullet). Element ini mempunyai attribute yaitu type. Attribute type berfungsi untuk memilih bentuk bullet yang digunakan. Nilai dari pada attribute type ini adalah “circle”, “square” dan “disc” . Dalam element UL harus terdapat beberapa element LI.

Sintaks:
<ul  type=”circle”|”square”|”disc”>
……………………..
</ul>

ELEMENT LI (List Item)
Element LI merupakan isi dari pada daftar. Element ini harus berada di dalam element OL atau UL. Element ini mempunyai attribute type dan value. Nilai attribute type adalah A,a,I,i,1,circle,square,disc dan attribute value berisikan nilai nomor urutan dari attribute type.

Sintaks:
<li type=”A”|”a”|”I”|”i”|”1″|”circle”|”square”|”disc”>
……………………..
</li>

OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pembuatan tabel.

MATERI:
Element TABLE, Element CAPTION, Element TH(table header), Element TR(table row), Element TD(table data)

ELEMENT TABLE
Element TABLE befungsi untuk membuat suatu data multidimensi yang terdiri atas kolom dan baris. Element ini mempunyai attribute seperti align, bgcolor, border, cellpadding(jarak antara tepi sel dengan isi sel), cellspacing(jarak antara sel), width(lebar tabel), height(tinggi tabel). Element TABLE berisikan element CAPTION, TH, TR dan TD.

Sintaks:
<table
align=”left”|”center”|”right”
bgcolor=”color”
border=”pixel”
cellpadding=”pixel”
cellspacing=”pixel”
width=”pixel”|”%”
height=”pixel”|”%” >
……………………
</table>

ELEMENT CAPTION
Element CAPTION berfungsi untuk membuat judul dari tabel. Element ini harus berada di dalam element TABLE dan mempunyai attribute align dengan nilai top(judul terletak di atas tabel), dan bottom(judul terletak di bawah tabel).

Sintaks:
<caption  align=”top”|”bottom”>
……………………..
</caption>

ELEMENT TR (Table Row)
Element TR mendefinisikan baris pada tabel dan element ini harus berada di dalam element TABLE. Pada element TR terdapat element TH dan TD. Attribute yang terdapat pada element ini adalah align, valign(posisi vertikal), dan bgcolor.

Sintaks:
<tr
align=”left”|”center”|”right”
valign=”top”|”middle”|”bottom”
bgcolor=”color”>
……………………..
</tr>

ELEMENT TH (Table Header) dan TD (Table Data)
Element TH dan TD merupakan informasi pada tabel. TH mendefinisikan isi sel sebagai header sel pada kolom tabel dan datanya tercetak tebal dan dengan posisi ditengah sel. Element TH dan TD ini harus terletak di dalam element TR. Attribute kedua element ini adalah align, valign, bgcolor, colspan, rowspan

Sintaks:
<th
align=”left”|”center”|”right”
valign=”top”|”middle”|”bottom”
bgcolor=”color”
colspan=”number”
rowspan=”number”>
……………………..
</th>

<td
align=”left”|”center”|”right”
valign=”top”|”middle”|”bottom”
bgcolor=”color”
colspan=”number”
rowspan=”number”>
……………………..
</td>

5-HTML IMAGE (GAMBAR) ::

OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk menampilkan gambar.

MATERI:
Element IMG (Image)

ELEMENT IMG
Element IMG befungsi untuk menampilkan gambar. Element ini tidak mempunyai tag penutup dan mempunyai attribute yaitu align, alt (teks alternatif jika gambar tidak tampil), border, height, width, hspace (jarak kosong posisi horizontal, vspace (jarak kosong posisi vertikal), src (lokasi dari gambar itu disimpan beserta nama file-nya).

Sintaks:
<img
align=”left”|”right”|”top”|”middle”|”bottom”
alt=”text”
border=”pixel”
width=”pixel”|”%”
height=”pixel”|”%”
hspace=”pixel”
vspace=”pixel”
src=”uri”>

6-HTML HYPERLINK ::

OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk menghubungkan ke internal atau eksternal halaman web.

MATERI:
Element A

ELEMENT A
Element A befungsi untuk menghubungkan ke internal ataupun eksternal halaman web. Element ini mempunyai attribute href, name, dan target.  Attribute href berfungsi sebagai hypertext reference yang mempunyai nilai URI (uniform resource identifier) yang akan menghubungkan ke eksternal halaman web. Attribute name berfungsi untuk menghubungkan ke tempat tujuan dalam halaman web (anchor). Attribute target berfungsi untuk menampilkan halaman web pada suatu jendela frame atau jendela baru.

Sintaks:
<a href=”uri” name=”name” target=”_blank”|”parent”|”_top”|”_self”>
………………………
</a>

7-HTML FORM ::

OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pembuatan form.

MATERI:
Element FORM, Element INPUT, Element SELECT, Element OPTION, Element TEXTAREA

ELEMENT FORM
Element FORM berfungsi untuk mendefinisikan form interaktif. Element ini mempunyai attribute yaitu action, dan method. Attribute action berisikan aksi terhadap form yang dikirim (URI) dan attribute method berisikan metode form melakukan proses pengiriman(GET/POST).

Sintaks:
<form action=”action” method=”GET”|”POST”>
………………………
</form>

ELEMENT INPUT
Element INPUT berfungsi untuk mendefinisikan input yang akan dimasukkan pengguna. Element ini mempunyai attribute yaitu name, size, type, value, checked.
Attribute name mendefinisikan nama dari input kontrol form, attribute size mendefinisikan ukuran teks pada input kontrol, type mendefinisikan bentuk-bentuk input kontrol, value mendefinisikan nilai awal/reset/submit, checked mendefinisikan pilihan terpilih pada type radio/checkbox. Element ini tidak mempunyai tag penutup dan harus berada di dalam element FORM.

Sintaks:
<input
name=”name”
size=”number”
type=”text”|”checkbox”|”radio”|”submit”|”reset”
value=”value”
checked >

ELEMENT SELECT
Element SELECT berfungsi untuk mendefinisikan opsi pilihan pada form kontrol. Element ini mempunyai attribute yaitu name, size, multiple(diizinkan banyak pilihan). Element ini harus berada di dalam element FORM.

Sintaks:
<select
name=”name”
size=”number”
multiple >
…………………
</select>

ELEMENT OPTION
Element OPTION mendefinisikan opsi pilihan pada menu SELECT. Element ini mempunyai attribute selected, dan value. Attribute selected opsi terpilih dan attribute value berisikan nilai element OPTION.

Sintaks:
<option
selected
value=”number” >
…………………
</option>

ELEMENT TEXTAREA
Element TEXTAREA berfungsi sebagai input kontrol form untuk memasukkan teks lebih dari satu baris. Element ini mempunyai attribute yaitu name, cols, rows. Attribute name mendefinisikan nama input kontrol form element textarea, attribute cols mendefinisikan jumlah kolom textarea yang terlihat, dan attribute rows mendefinisikan jumlah baris textarea yang terlihat. Element ini harus berada di dalam element FORM

Sintaks:
<textarea
name=”name”
cols=”number”
rows=”number” >
…………………
</textarea>

8-HTML FRAME ::

OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element frame untuk menampilkan informasi dalam bentuk subwindows.

MATERI:
Element FRAMESET, Element FRAME, Element NOFRAMES

ELEMENT FRAMESET
Element FRAMESET berfungsi untuk membagi isi jendela web browser menjadi beberapa bagian. Element ini mempunyai attribute yaitu cols (membagi jendela berdasarkan kolom), rows (membagi jendela berdasarkan baris), border , bordercolor, frameborder (untuk menampilkan border frame), dan framespacing (spasi antara frame). Element FRAMESET terletak di antara element HEAD dan BODY.

Sintaks:
<frameset
cols=”list”
rows=”list”
border=”pixel”
bordercolor=”color”
frameborder=”yes”|”no”
framespacing=”pixel”>
………………………
</frameset>

ELEMENT FRAME
Element FRAME mendefinisikan frame yang terdapat dalam frameset. Element ini mempunyai attribute yaitu name (nama frame), marginheight, marginwidth, bordercolor, frameborder, noresize, scrolling, src (dokumen yang ditampilkan pada frame). Element ini tidak mempunyai tag penutup.

Sintaks:
<frame
name=”name”
marginheight=”pixel”
maginwidth=”pixel”
bordercolor=”color”
frameborder=”yes”|”no”
noresize
scrolling=”yes”|”no”
src=”uri”>

ELEMENT NOFRAMES
Element NOFRAME mendefinisikan isi yang akan ditampilkan jika suatu frame tidak dapat diakses .

Sintaks:
<noframes>
…………………
</noframes>

HTML

Jika anda baru terjun di dunia maya alias pemula (newbie) dan tertarik ingin belajar HTML untuk membuat website sendiri maka anda tidak salah datang ke blog ini, karena disini anda akan mendapatkan tutorial, tips, triks dan artikel-artikel tentang bagaimana cara belajar HTML untuk membuat website.

Di Internet sebenarnya kita bisa saja mendapatkan banyak template baik yang gratis maupun yang berbayar, namun kadang tidak sesuai dengan keinginan (selera) kita. Maka kita harus meng-edit dan melakukan perubaha-perubahan. Di dalam mengedit dan melakukan perubahan inilah kita harus mengerti dan memahami bahasa HTML. Untuk belajar anda dapat menggunakan program HTML seperti Ms FrontPage, Dreamweaver atau Text Editor (Notepad), sesuai dengan selera anda masing-masing. Namun untuk tutorial ini akan diajarkan dengan menggunakan teks editor yang simpel yaitu Notepad, jika anda ingin teks editor yang lebih interaktif anda bisa menggunakan Notepad++.

Pengenalan HTML

Pengertian singkat tentang HTML

HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan bahasa standar untuk membuat suatu dokumen HTML (halaman web) yang terdiri dari kode-kode singkat tertentu, dimana dengan kode-kode tersebut akan memerintahkan Web browser bagaimana untuk menampilkan halaman Web yang terdiri dari berbagai macam format file seperti texs, grafik, animasi link maupun audio-video.

Sedangkan Web browser adalah sebuah progam yang dapat menterjemahkan kode perintah dari dokumen HTML tersebut sehingga dapat kita lihat, baca dan dengar. Contoh dari Web Browser adalah Internet Exsplorer, Netscape Navigator, Mozilla Firefox, Opera, Safari dll.

HTML mempunyai file perluasan (extention) htm atau html. Dimana kedua perluasan tersebut adalah sama, jadi anda boleh menyimpan file dokumen HTML dengan extention “.htm” atau “.html”.

Untuk mulai belajar HTML kita akan menggunakan Texs Editor, Notepad. Di bawah ini adalah contoh suatu dokumen HTML yang sangat sederhana. Buka Notepad, silahkan mulai dengan mengetikkan (copy/paste) texs di bawah ini:

<html>
<head>
<title>Titel Websiteku</title>
</head>
<body>
Ini adalah dokumen HTML pertamaku
</body>
</html>

Simpan file tersebut dengan pilihan “save as” ke C:\My Documents dengan nama “websiteku.htm.” Kemudian buka browser dari menu File, klik Open dan tujukan ke C:\My Documents\websiteku.htm “klik Ok” maka halaman website pertama anda akan ditampilkan.
*Lakukan hal yang sama untuk contoh-contoh selanjutnya.

Perintah didalam dokumen HTML terdiri dari berbagai struktur penyusun seperti tag, elemen, atribut dan nilai. Tag terdiri dari lambang-lambang khusus seperti: ” <”, ” >” dan “/”, untuk menuliskannya di dalam dokumen HTML dimulai dengan tag pembuka ” <…>”dan diakhiri dengan tag penutup ” </…>”. Kemudian di dalam tag tersebut terdapat teks seperti contoh diatas :html, head, title,body dan yang lainnya ini disebut dengan Elemen HTML.

Elemen HTML kemudian ada yang memiliki atribut dan nilai tertentu, seperti contoh untuk membuat warna latar belakang (background): <body bgcolor=”0000ff”>, body merupakan elemen, bgcolor adalah atribut dan 0000ff merupakan nilai (value).

Elemen HTML mempunyai tiga hal penting yaitu: tag pembuka, isi, dan tag penutup. Sebagai contoh: Elemen html mempunyai tag pembuka ” <html>” dan tag penutup ” </html>” dan yang berada diantaranya merupakan isi dari elemen html. Untuk menuliskan Elemen HTML bisa menggunakan huruf besar maupun huruf kecil. Contoh: <HTML>, <HtMl>, <HTml>, <html>, semuanya adalah sama.

Tag Dasar HTML

Komponen dasar dari suatu dokumen HTML terdiri dari tag elemen HTML, HEAD dan BODY. Berikut ini adalah penjelasan dari Tag Elemen tersebut:

<html>
<head>
<title>Disini titel websiteku</title>
</head>
<body>
Disini adalah konten yang tampil di browser
</body>
</html>

Tag pertama pada dokumen HTML diatas adalah: ” <html>” tag ini merupakan awal dari suatu dokumen HTML, dan tag ” </html>” merupakan akhir dari dokumen HTML. Isi keseluruhan dari suatu dokumen HTML selalu berada diantara tag <html>…</html>.

Kemudian tag ” <head>…</head>” (header) adalah informasi dari dokumen HTML. Informasi di dalam header meliputi: title, meta, style, script dll. Selain Title informasi di dalam header ini nantinya tidak akan di tampilkan di web browser.

Tag berikutnya adalah ” <title>…</title>” merupakan bagian dari Head, tag ini adalah sebagai Titel dari dokumen HTML, titel ini akan tampil di titel dan tab browser. Sebagai contoh sewaktu anda membuka file contoh diatas perhatikan akan muncul tulisan “Disini titel websiteku”.

Tag “<body>…</body>” merupakan isi dari suatu dokumen HTML yang akan ditampilkan di web browser, yang terdiri dari berbagai macam format file berupa texs, grafik, link, animasi maupun audio-video (multimedia).

Format Font HTML

Tag HTML untuk font adalah <font>…</font>, dengan tag ini kita bisa menentukan jenis font (face), warna (color), dan ukuran (size), untuk lebih jelasnya mari kita perhatikan contoh berikut ini:

<html>
<head></head>
<body>
Untuk membuat jenis font (face):
<h1><font face="Verdana">Judul dengan font Verdana</font></h1>
<p><font face="Times">Konten dengan font Times</font></p>
Untuk membuat ukuran (size):
<h1><font size="5″>Judul dengan size 5</font></h1>
<p><font size="3″>Konten dengan size 3</font></p>
Untuk membuat warna font (color):
<h1><font color="blue">Judul dengan warna biru</font></h1>
<p><font color="red">Konten dengan warna merah</font></p>
Contoh komplit untuk membuat jenis font (face),size dan color:
<h1><font face="Verdana" size="4″ color="green">Judulnya Tentang Font</font></h1>
<p><font face="Arial" size="3″ color="#660000″>Ini adalah contoh tulisan dengan <i>pengaturan font</i> yang menggunakan<br>
tag HTML elemen <b>font</b> dengan atribut face, size dan color...</font></p>
</body>
</html>

Berikut adalah sebagai referensi bagi anda untuk memanipulasi atribut face, color dan size:

Atribut
face=”Jenis font yang digunakan”, contoh: face=”Tahoma”
size=”Ukuran dari font (1-7)”, contoh: size=”3″
size=”Memperbesar ukuran font”, contoh: size=”+1″
size=”Memperkecil ukuran font”, contoh: size=”-1″
color=”Warna dari font”, contoh: color=”blue”
color=”Warna dari font”, contoh: color=”#FF0000″

Sesuai dengan recomendasi dari World Web Consortium (W3C), Untuk HTML 4.0 keatas, tag <font> tidak dipergunakan lagi, sebagai gantinya dibuat tag <style> atau disebut dengan Cassading Style Sheets (CSS). Dengan CSS penggunaanya akan lebih kompleks dan lebih luas lagi karena dapat dikombinasikan dengan tag elemen-elemen lainnya di dalam dokumen HTML. Berikut adalah contoh penggunaan tag style sheets:

<html>
<head></head>
<body>
Untuk membuat jenis font (face):
<h1 style="font-family:verdana">Judul Menggunakan font verdana</h1>
<p style="font-family:tahoma">Konten menggunakan font tahoma</p>
Untuk membuat ukuran (size):
<h1 style="font-size:150%">Judul dengan ukuran 150%</h1>
<p style="font-size:80%">Konten dengan ukuran 80%</p>
Untuk membuat warna font (color):
<h1 style="color:blue">Judul dengan warna Biru</h1>
<p style="color:red">Konten dengan warna merah</p>
Contoh komplit untuk membuat jenis font (face),size dan color:
<p style="font-family:verdana;font-size:80%;color:green">
Ini adalah contoh tulisan pengaturan font dengan <i>Cassading Style Sheets</i> (CSS) yang<br>
menggunakan tag HTML elemen <b>style:</b> font-family, font-size dan color...</p>
</body>
</html>

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang CSS, nanti akan dibuat tutorial khusus untuk membahas hal ini.

Format text HTML

Untuk menulis biasanya ada paragraf dan baris baru, lantas bagaiman cara menuliskannya di dokumen HTML?. Dari contoh yang sudah kita buat sebelumnya, coba tambahkan dengan tag-tag berikut ini:

<html>
<head>
<title>Selamat Datang di Websiteku</title>
</head>
<body>
Ini adalah halaman HTML pertamaku.
<p>Aku sedang membuat paragraf dan ini contohnya.</p>
<p>Ini contoh paragraf yang lainnya.</p>
<p>Ini juga paragraf mm...tapi de-<br>
ngan baris baru.<br>
Ini baris baru yang lain.</p>
</body>
</html>

Untuk membuat suatu paragraf, tag elemennya adalah <p>…</p>, dan untuk baris baru adalah <br>, perlu diketahui bahwa sebagian tag elemen HTML tidak memerlukan tag penutup, sebagai contoh adalah <br> ada juga <hr>, apa itu <hr>?, coba lanjutkan lagi dengan contoh berikut ini:

<html>
<head>
<title>Selamat Datang di Websiteku</title>
</head>
<body>
<hr>
<h1>Ini adalah halaman HTML pertamaku.</h1>
Dikerjakan oleh: <!- Tolong isikan dengan nama anda ->
<hr>
<p>Aku sedang membuat paragraf dan ini contohnya.</p>
<p>Ini contoh paragraf yang lainnya.</p>
<p>Ini juga paragraf mm...tapi de-<br>
ngan baris baru.<br>
Ini baris baru yang lain.</p>
</body>
</html>

Nah..udah tau kan apa itu <hr>. Garis Horizontal <hr> juga tidak menggunakan tag penutup. Kemudian ada <h1>…</h1> disebut dengan Heading, merupakan ukuran teks yang biasa di pakai untuk judul, bab, maupun sub-bab lainnya. Ukurannya ada 6 jenis mulai dari <h1> sampai <h6>, ukuran yang paling besar adalah h1 dan yang terkecil adalah h6.

Selanjutnya tag <!-…-> adalah Comments digunakan untuk memasukkan (menyisipkan) suatu komentar di dalam HTML. Suatu comments akan diabaikasn oleh browser. Kamu dapat menggunakan komentar untuk menjelaskan sesuatu hal.

Dibawah ini adalah contoh format teks yang sering digunakan di dalam dokumen HTML :

<html>
<head></head>
<body>
<hr>
<h1>Ini adalah halaman HTML pertamaku.</h1>
Dikerjakan oleh: <!- Tolong isikan dengan nama anda ->
<hr>
<p>Aku sedang mempelajari format-format teks.<br>
Contoh-contohnya adalah sebagai berikut:</p>
<p>Teks Normal<br>
<tt>Teks mesin ketik</tt><br>
<b>Teks tebal (bold)</b><br>
<strong>Teks tebal dengan perintah Strong</strong><br>
<i>Teks dengan italic (miring)</i><br>
<em>Teks miring dengan perintah Emphasized</em><br>
<u>Teks bergaris bawah (underline)</u><br>
<strike>Teks tercoret (strike)</strike><br>
<big>Teks lebih besar dari normal</big><br>
<small>Teks lebih kecil dari normal</small><br>
Teks menggunakan Subscript: Molekul Air adalah H<sub>2</sub>O<br>
Teks menggunakan Superscript: Hasil dari 10<sup>2</sup>=100<br></p>
</body>
</html>

Hyperlink HTML

Hyperlink digunakan untuk menghubungkan antar halaman dokumen di dalam web. Tag HTML Hyperlink biasa disebut dengan anchor (a) kemudian diikuti dengan href sebagai alamat tujuan dari link tersebut. Berikut kita akan membuat suatu Hyperlink ke suatu alamat url:

<html>
<head></head>
<body>
<p>Aku sekarang sedang membuat hyperlink</p>
Jika anda ingin mengunjungi Microsoft
<a href="http://www.microsoft.com/">Klik disini</a><br>
<a href="http://www.yahoo.com/">Link ini</a> akan membawa anda ke Yahoo.com
<p>Untuk membuat hyperlink url agar dibuka pada jendela browser yang baru:<p>
<a href="http://www.mp3.com/"target="_blank">Website Musik</a>
<p>Agar hyperlink tidak bergaris bawah:<p>
<a href="http://www.mp3.com/"target="_blank" style="text-decoration: none">Website Musik</a>
<p>Hyperlink ke suatu halaman tertentu dalam web:<p>
<!-dengan catatan anda harus tau nama halaman tujuan tersebut->
<a href="http://wordpress.htmlcssguides.com/belajar-css/">Link ini</a> akan membawa anda ke halaman belajar css.
</body>
</html>

Untuk membuat hyperlink dengan menggunakan gambar (image). Pastikan gambar tersebut berada pada folder yang sama dengan dokumen html anda dan harus tahu nama dan extentionnya, kemudian ganti ke atribut yang bertuliskan scr, misalkan jika nama gambar tersebut adalah yahoo.gif, maka :

<a href="http://www.yahoo.com"> <img src="yahoo.gif" border="0″ width="147″ height="31″></a>

Img merupakan atribut untuk suatu image (gambar), border adalah garis yang mengelilingi sisi image, width dan height merupakan lebar dan tinggi dari image. Kreatiflah untuk menganti nilai yang ada diantar tanda “…”sehingga anda akan lebih mengerti. Untuk memposisikan gambar, tambahkan dengan atribut align=”…”, left= kiri, center= tengah dan right= kanan.

<a href="http://www.yahoo.com"> <img src="yahoo.gif" border="0″ width="147″ height="31″ align="left"></a>

Sekarang coba geser mouse anda ke gambar di atas, jangan di-klik, perhatikan akan ditampilkan suata tulisan singkat mengenai gambar tesebut, ini disebut dengan screen tips, cara membuatnya adalah menambahkan title pada tag anchor (a) sehingga menjadi:

<a href="http://www.yahoo.com" title="Hai... klik gambar ini maka anda akan dibawa ke Yahoo.com“><img src=”contoh.jpg” border=”0″ width=”147″ height=”31″ align=”left” alt=”yahoo”></a>

Agar cepat mengakses internet kita boleh mengatur browser untuk tidak menampilkan image (gambar). Dan semua gambar akan ditampilkan dengan teks alternatif (alt), jika gambar tesebut tidak memiliki alternatif teks maka hanya akan dilambangkan dengan lambang x.

<a href="http://www.yahoo.com"> <img border="0″ src="contoh.jpg" width="120″ height="30″ align="left" alt="Text Alternatif Yahoo.com“></a>

Background HTML

Dengan menggunakan latar belakang (background) maka website kita akan nampak semakin menarik. Untuk memasukkan latar belakang kita bisa menggunakan pilihan warna maupun grafik (gambar).
Sekarang kita mulai dengan menggunakan pilihan warna:

<html>
<head></head>
<body bgcolor="#FF99FF">
<p>Hai.. Saat ini saya sedang belajar membuat latar belakang dengan warna</p>
<p>Kalau anda kurang suka dengan warnanya... ganti aja deh... kode warnanya... </p>
</body>
</html>

Untuk nilai dari atribut bgcolor diatas anda bisa menggunakan Kode hexadecimal, Nilai RGB atau Nama dari warna tersebut.
Coba anda ganti nilai dari atribut bgcolor dengan contoh dibawah ini:

<body bgcolor="#FFFF00″>
<body bgcolor="rgb(250,250,0)">
<body bgcolor="yellow">

Hasilnya akan sama. Ikuti link berikut ini untuk mengetahui Kode Hexadecimal dan Nilai RGB dari suatu warna, tapi maaf untuk nama warnanya cari sendiri aja deh…

Selanjutnya membuat latar belakang dengan grafik atau gambar.

Pertama anda harus punya gambar yang ber-extention .gif atau .jpg yang akan dijadikan background, masukkan (copy) gambar tersebut ke folder tempat file dokumen HTML anda berada, dan harus tahu nama dan perluasan (extention) dari file tersebut, misalkan nama filenya adalah: background.jpg

<html>
<head></head>
<body background="background.jpg">
<font color="blue"><h1 color="red">Selamat datang di Websiteku</h1></font><hr color="#ff0000″ size="2″>
<p><font face="Verdana" size="4″ color="black">Hai... Saat ini saya sedang belajar membuat latar belakang dengan gambar,<br>
Biar bagaimanapun anda diwajibkan harus menyukainya...</font></p>
</body>
</html>

Kemudian latar belakang dapat juga menggunakan gambar yang ada di website orang lain, tapi dengan catatan anda harus sedang terhubung ke internet (online) dan harus tahu alamat url dari gambar tersebut di internet. Untuk mengetahui alamat suatu gambar klik kanan gambar tersebut kemudian pilih properties dan lihat image location, copy alamat tersebut dan ganti ke contoh dibawah ini diawali dari http:

<html>
<head></head>
<body background="http://i703.photobucket.com/albums/ww40/Jessie4life007/background.jpg">
<p>Hai.. Saat ini saya sedang belajar membuat latarbelakang dengan menggunakan gambar dari website orang lain! hua ha..ha..ha..</p>
<p>Mudah-mudahan yang punya website ngamuk sekalian deh...siapa takut!!</p>
</body>
</html>

2.             a. Web Browser : Mozilla FireFox, Opera, Google Chrome, Internet Explorer

b. Web Browser yang sering saya gunakan adalah Mozilla Firefox, berikut adalah kegunaan dari tools Mozilla :

back, foward,reload ,stop,home page

Back : untuk menuju halaman sebelum saat ini

Forward : untuk menuju kehalaman selanjutnya

Stop : untuk menghentikan process

Reload : untuk mengulang process

Matematika Ebtanas Th 2000

Nopember 9th, 2010 by upanunie

Matematika EBTANAS
Tahun 2000
EBT-SMA-00-01
Akar-akar persamaan 2×2 + 2px – q2 = 0 adalah p dan q,
p – q = 6. Nilai p.q = …
0. 6
0. –2
0. –4
0. –6
0. –8
EBT-SMA-00-02
Absis titik balik grafik fungsi y = px2 + (p – 3)x + 2
adalah p. Nilai p = …
. –3
. – 2
3
. –1
. 3
2
. 3
EBT-SMA-00-03
Himpunan penyelesaian sistem persamaan:
2
21
7 4
6 3
− =
+ =
x y
x y
adalah {(xo, yo)}
Nilai 6 xo yo = …
.
6
1
. 5
1
. 1
. 6
. 36
EBT-SMA-00-04
Diketahui (2 ) 0
25
5
= − Σ=
k
pk , maka nilai = Σ=
25
k 5
pk …
. 20
. 28
. 30
. 42
. 112
EBT-SMA-00-05
Dari deret Aritmatika diketahui suku tengah 32. Jika
jumlah n suku pertama deret itu 672, banyak suku deret
itu adalah …
. 17
. 19
. 21
. 23
. 25
EBT-SMA-00-06
Hasil dari ( ) Σ=
7 +
1
1
2
1
k
k = …
. 1024
127
. 256
127
. 512
255
. 128
127
.
256
255
EBT-SMA-00-07
Diketahui ⎟
⎟⎠

⎜ ⎜⎝

− −
= ⎟
⎟⎠

⎜ ⎜⎝

− −
=
4 10
6 12
,B
1 2
2 3
A dan
A2 = xA + yB. Nilai x y = …
. –4
. –1
. –
2
1
. 1
2
1
. 2
EBT-SMA-00-08
Diketahui fungsi f(x) = 2x + 1 dan
(f o g)(x + 1) = –2×2 – 4x – 1. Nilai g(–2) = …
. –5
. –4
. –1
. 1
. 5
EBT-SMA-00-09
Diketahui f(x) = 4
, 1
3 1
2 3 ≠ −
+

x
x
x . Jika f-1 adalah invers
fungsi f, maka f-1(x–2_) = …
. 4
, 5
4 5
4 ≠


x
x
x
. 4
, 5
4 5
4 ≠

− −
x
x
x
. 4
, 3
4 3
2 ≠ −
+
− +
x
x
x
. 4
, 3
4 3
≠ −
+
x
x
x
. 4
, 5
4 5
≠ −
+

x
x
x
EBT-SMA-00-10
Nilai 2x yang memenuhi 4x+2 = 3 16x+5 adalah …
. 2
. 4
. 8
. 16
. 32
EBT-SMA-00-11
Batas-batas nilai x yang memenuhi
log(x −1)2 < log(x −1) adalah …
. x < 2
. x > 1
. x < 1 atau x > 2
. 0 < x < 2
. 1 < x < 2
EBT-SMA-00-12
Suku banyak P(x) = 3×3 – 4×2 – 6x + k habis dibagi
(x – 2). Sisa pembagian P(x) oleh x2 + 2x + 2 adalah …
. 20x + 4
. 20x – 6
. 32x + 24
. 8x + 24
. –32x – 16
EBT-SMA-00-13
Akar-akar persamaan x3 – 4×2 + x – 4 = 0 adalah x1, x2
dan x3. Nilai x1
2 + x2
2 + x3
2 = …
. 2
. 14
. 15
. 17
. 18
EBT-SMA-00-14
Banyaknya garis yang dapat dibuat dari 8 titik yang
tersedia, dengan tidak ada 3 titik yang segaris adalah …
. 336
. 168
. 56
. 28
. 16
EBT-SMA-00-15
Suatu kelas terdiri dari 40 siswa, 25 siswa gemar matema
tika, 21 siswa gemar IPA dan 9 siswa gemar matematika
dan IPA. Peluang seorang tidak gemar matematika
maupun IPA adalah …
. 40
25
. 40
12
. 40
9
. 40
4
. 40
3
EBT-SMA-00-16
Luas Δ ABC adalah (3 + 2√3) cm2.
Panjang sisi AB = (6 + 4√3) cm dan BC = 7 cm.
Nilai sisi (A + C) = …
.
7
1
. 7
4 √7
. 2
1
.
6 4 3
7
+
.
3 4 3
7

EBT-SMA-00-17
Diketahui sin x =
10
8 , 0o < x < 90o .
Nilai cos 3x + cos x = …
. 25
− 18
. 125
− 84
. 125
− 42
.
25
6
.
25
12
EBT-SMA-00-18
Bentuk
x
x
1 tan 2
2 tan
+
ekuivalen dengan …
. 2 sin x
. sin 2x
. 2 cos x
. cos 2x
. tan 2x
EBT-SMA-00-19
Himpunan penyelesaian 3 cos (360 – x)o > 2 sin2 xo untuk
0 ≤ x ≤ 360 adalah …
. {60 < x < 180}
. {x ≤ 60 atau x ≥ 180}
. {0 < x < 60 atau 300 < x < 360}
. {0 < x < 60 atau 300 < x ≤ 360}
. {60 ≤ x ≤ 180}
EBT-SMA-00-20
Batas-batas nilai p agar persamaan
p sin x + (p+1) cos x = p + 2 dapat diselesaikan adalah …
. p ≤ –1 atau p ≥ 3
. p ≤ 1 atau p ≥ 3
. p ≤ –3 atau p ≥ 1
. –1 ≤ p ≤ 3
. 1 ≤ p ≤ 3
EBT-SMA-00-21
Nilai
2
2
0 1 1
lim
x
x
x → − +
= …
. 2
. 0
. –1
. –2
. -3
EBT-SMA-00-22
Nilai
3 2 9
lim sin 2
→ 0 − x +
x
x
= …
. 3
. 1
. 0
. –3
. –6
EBT-SMA-00-23
Nilai maksimum dari y = 100 − x 2 pada interval
–6 ≤ x ≤ 8 adalah …
. √164
. √136
. 10
. 8
. 6
EBT-SMA-00-24
Nilai ∫ − =
1
0
5x(1 x)6 dx …
.
56
75
.
56
10
. 56
5
. 56
− 7
. 56
− 10
EBT-SMA-00-25
Luas daerah yang dibatasi oleh y = x3 – 1, sumbu X,
x = –1 dan x = 2 adalah …
.
4
3 satuan luas
. 2 satuan luas
. 2
4
3 satuan luas
. 3 4
1 satuan luas
. 4
4
3 satuan luas
EBT-SMA-00-26
Volume benda putar yang terjadi jika daerah pada
kuadran pertama yang dibatasi oleh kurva y = 1 – 4
x 2 ,
sumbu X, sumbu Y, diputar mengelilingi sumbu X adalah

.
15
52 π satuan volume
. 12
16 π satuan volume
. 15
16 π satuan volume
. π satuan volume
. 15
12 π satuan volume
EBT-SMA-00-27
Diketahui f(x) = sin3 (3 – 2x)
Turunan pertama fungsi f adalah f ‘ maka f ‘(x) = …
. 6 sin2 (3 – 2x) cos (3 – 2x)
. 3 sin2 (3 – 2x) cos (3 – 2x)
. –2 sin2 (3 – 2x) cos (3 – 2x)
. –6 sin (3 – 2x) cos (6 – 4x)
. –3 sin (3 – 2x) sin (6 – 4x)
EBT-SMA-00-28
Hasil dari ∫cos x cos 4x dx = …
. –
5
1 sin 5x – 3
1 sin 3x + C
. 10
1 sin 5x + 6
1 sin 3x + C
. 5
2 sin 5x + 5
2 sin 3x + C
. 2
1 sin 5x + 2
1 sin 3x + C
. – 2
1 sin 5x – 2
1 sin 3x + C
EBT-SMA-00-29
Titik A (3, 2, –1) , B (1, –2, 1) dan C (7, p – 1, –5)
segaris untuk nilai p = …
. 13
. 11
. 5
. –11
. -13
EBT-SMA-00-30
Diketahui a = 6, (a − b)(a + b)= 0
r r r r r dan a . (a − b )= 3
r r r .
Besar sudut antara vektor ar dan b
r
adalah …
. 6
π
. 4
π
. 3
π
. 2
π
. 3

EBT-SMA-00-31
Panjang proyeksi ortogonal vektor ar = –i√3 + pj + k,
pada vektor b
r
= i√3 + 2j + pk adalah
3
2 . Nilai p = …
. 3
. 2
. 3
1
. –2
. -3
EBT-SMA-00-32
Garis singgung lingkaran x2 + y2 = 25 di titik (–3,4)
menyinggung lingkaran dengan pusat (10,5) dan jari-jari
r. Nilai r = …
. 3
. 5
. 7
. 9
. 11
EBT-SMA-00-33
Himpunan titik-titik yang berjarak sama terhadap titik
(1,2) dan garis x = –1 adalah …
. y2 – 4y – 4x + 8 = 0
. y2 – 4y – 4x + 4 = 0
. y2 – 4y – 4x = 0
. x2 – 4x – 4y + 4 = 0
. x2 – 2x – 4y + 8 = 0
EBT-SMA-00-34
Koordinat fokus elips 9×2 + 25y2 – 18x + 100y – 116 = 0
adalah …
. (2,1) dan (–6, 1)
. (6, 1) dan (2, 1)
. (3, –2) dan (–5, –2)
. (3, 2) dan (–5, 2)
. (5, –2) dan (–3, –2)
EBT-SMA-00-35
Salah satu persamaan asimtot hiperbola
( ) ( )
1
9
1
16
2 2 2
=
+

x − y adalah …
. 4x – 3y – 11 = 0
. 4x – 3y – 5 = 0
. 3x + 4y – 6 = 0
. 3x – 4y – 10 = 0
. 3x – 4y – 6 = 0
EBT-SMA-00-36
Persamaan peta garis x – 2y + 4 = 0 yang dirotasikan
dengan pusat (0,0) sejauh +90o, dilanjutkan dengan
pencerminan terhadap garis y = x adalah …
. x + 2y + 4 = 0
. x + 2y – 4 = 0
. 2x + y + 4 = 0
. 2x – y – 4 = 0
. 2x + y – 4 = 0
EBT-SMA-00-37
Diketahui kubus ABCD.EFGH, titik P, Q, R pertengahan
rusuk AD, BC dan CG. Irisan bidang yang melalui P, Q
dan R dengan kubus berbentuk …
. segiempat sembarang
. segitita
. jajaran genjang
. persegi
. persegi panjang
EBT-SMA-00-38
Diketahui T.ABCD limas beraturan. Panjang rusuk alas
12 cm, dan panjang rusuk tegak 12√2 cm. Jarak A ke TC
adalah …
. 6 cm
. 6√2 cm
. 6√6 cm
. 8 cm
. 8√6 cm
EBT-SMA-00-39
Diketahui bidang empat beraturan T.ABC dengan rusuk
4 cm. Titik P pada pertengahan AB. Sudut antara TP
dengan bidang alas adalah α. Nilai tan α = …
. 2√2
.
2
3 √2
. 1
. 2
1 √3
. 3
1 √3
EBT-SMA-00-40
Diketahui limas segiempat beraturan T.ABCD. Panjang
rusuk tegak √11 cm dan panjang rusuk alas 2√2 cm.
Sudut antara bidang TAD dan RBC adalah α, maka cos α
= …
. 11
3 √11
. 9
5
. 9
2 √14
. 2
1 √3
. 9
8

Matematika Ebtanas Th 1999

Nopember 9th, 2010 by upanunie

Matematika EBTANAS
Tahun 1999
EBT-SMA-99-01
Akar-akar persamaan kuadrat x2 - 2x + 5 = 0 adalah α
dan β. Persamaan kuadrat baru yang akar-akarnya (α + 2)
dan (β + 2) adalah …
A. x2 - 6x + 11 = 0
B. x2 - 6x + 7 = 0
C. x2 - 2x + 5 = 0
D. x2 - 2x + 7 = 0
E. x2 - 2x + 13 = 0
EBT-SMA-99-02
Akar-akar persamaan x2 + px + p = 0 adalah x1 dan x2.
Nilai minimum dari x1
2 + x2
2 - 2×1 x2 dicapai untuk p =

A. 16
B. 12
C. 8
D. 4
E. 2
EBT-SMA-99-03
Himpunan penyelesaian :
x + 2y = -3
y + 2x = 4 adalah {(x, y, z)}
x + y + 2z = 5
Nilai dari x + z adalah …
A. 5
B. 4
C. 1
D. -1
E. -2
EBT-SMA-99-04
Nilai dari Σ Σ( )
= =
+ +
110
1
110
1
2 1
k k
k k adalah …
A. 37290
B. 36850
C. 18645
D. 18425
E. 18420
EBT-SMA-99-05
Jumlah n suku pertama deret geometri dinyatakan dengan
Sn = 2n+1 + 2n - 3. Rasio deret itu adalah …
A.
3
1
B. 2
1
C. 2
D. 3
E. 4
EBT-SMA-99-06
Dalam kotak I terdapat 3 bola merah dan 4 bola putih,
dalam kotak II terdapat 2 bola dan 7 bola hitam. Dari
setiap kotak diambil satu bola secara acak. Peluang
terambilnya bola putih dari kotak I dan bola hitam dari
kotak II adalah …
A. 63
5
B. 63
6
C. 63
8
D. 63
21
E. 63
28
EBT-SMA-99-07
Diketahui matrik A = ⎟
⎟⎠

⎜ ⎜⎝

5 1
2 3
, B = ⎟
⎟⎠

⎜ ⎜⎝
⎛- -
2 3
1 4
,
C = ⎟
⎟⎠

⎜ ⎜⎝

- -
+
6 3 18
2 3n 2
. Nilai n yang memenuhi A ×B = + At
(At tranpose matriks A) adalah …
A. -6 3
1
B. -2 3
2
C. 3
2
D. 2
E. 2 3
2
EBT-SMA-99-08
Diketahui g(x) = -x + 2.
Nilai dari (g(x))2 - 2g(x2) - 4g(x) untuk x = -1 adalah …
A. 15
B. 7
C. 3
D. -5
E. -9
EBT-SMA-99-09
Fungsi g : R → R ditentukan oleh g(x) = x + 3 dan fungsi
f: R → R sehingga (f o g)(x) = x2 + 11x + 20, maka f(x+1)
= …
A. x2 - 3x + 2
B. x2 + 7x + 10
C. x2 + 7x + 2
D. x2 + 7x + 68
E. x2 + 19x + 8
EBT-SMA-99-10
Nilai
7 3
2
2
lim
- -
-
→ x
x
x
= …
A. -2
B. 3
- 2
C. 0
D. 6
E. 12
EBT-SMA-99-11
Nilai
3 2 9
sin 2
0
lim
→ - x -
x
x
= …
A. -6
B. -3
C. 0
D. 6
E. 12
EBT-SMA-99-12
Penyelesaian persamaan 4 4 1 8 4
2 + x - x + = x adalah α
dan β. Nilai α β = …
A. -11
B. -10
C. -5
D. 5
E. 5,5
EBT-SMA-99-13
Persamaan 4 log (2×2 - 4x + 16) = 2 log (x + 2)
mempunyai penyelesaian p dan q. Untuk p > q, maka
nilai p - q = …
A. 4
B. 3
C. 2
D. -1
E. -4
EBT-SMA-99-14
Himpunan penyelesaian ( ) 3 5 ( ) 2
3
2 1
3
1 x - x - < - x -
adalah …
A. {x | x < -3 atau x > 1}
B. {x | x < -1 atau x > 3}
C. {x | x < 1 atau x > 3}
D. {x | -1 < x < -3}
E. {x | -3 < x < 3 }
EBT-SMA-99-15
Suku banyak P(x) dibagi oleh (x2 - 9) sisanya (5x - 13),
dan jika dibagi oleh (x + 1) sisanya -10. Sisa pembagian
suku banyak oleh (x2 - 2x - 3) adalah …
A. 3x - 7
B. -3x + 11
C. 2
1
2
4 1 x -14
D. -4x - 6
E. 19x - 29
EBT-SMA-99-16
Akar-akar persamaan px3 - 14×2 + 17x - 6 = 0 adalah x1,
x2 dan x3. Untuk x1 = 3, maka x1.x2.x3 = …
A. -6
B. - 3
14
C. -2
D. 3
14
E. 2
EBT-SMA-99-17
Pada segitiga ABC, diketahui panjang sisi AB = 15 cm,
BC = 14 cm, dan AC = 13 cm. Nilai tan C = …
A. 13
5
B. 12
5
C. 13
12
D. 5
13
E. 5
13
EBT-SMA-99-18
Ditentukan segitiga PQR dengan panjang sisi PQ = 10
cm dan sin ∠ PRQ = 2 4
1 . Jari-jari lingkaran luar segi
tiga tersebut adalah …
A. 40√2 cm
B. 20√2 cm
C. 20 cm
D. 10√2 cm
E. 10 cm
EBT-SMA-99-19
Ditentukan sin2 A = 5
3 . Untuk 2
π
< x < π, nilai tan 2A =

A. 2√6
B. 5
2 √6
C.
5 6
2
D. - 5
2 √6
E. -2√6
EBT-SMA-99-20
Persamaan grafik fungsi trigonometri pada gambar
adalah …
y
1
0 30 70 180 x
2
1 √3
-1
A. y = -cos (2x - 30)o
B. y = -cos (2x + 30)o
C. y = cos (2x - 30)o
D. y = -sin (2x - 30)o
E. y = sin (2x + 30)o
EBT-SMA-99-21
Diketahui persamaan tan xo - 6 cot xo - 5 = 0 untuk 90 <
x < 180. Nilai sin xo yang memenuhi adalah …
A. 37 37
6
B. 2 2
1
C. 37 37
1
D. 2 2
1
-
E. 37 37
6
-
EBT-SMA-99-22
Himpunan penyelesaian pertidaksamaan cos 2xo > 2
1 ,
untuk 0 ≤ x < 180 adalah …
A. {x | 30 < x < 150}
B. {x | 0 < x < 60}
C. {x | 150 < x < 180}
D. {x | 0 < x < 15 atau 165 < x < 180}
E. {x | 0 < x < 30 atau 150 < x < 180}
EBT-SMA-99-23
Ditentukan kurva dengan persamaan y = x3 + 2px2 + q.
Garis y = -5x - 1 menyinggung kurva di titik dengan
absis -1. Nilai p = …
A. 2
B. 2
1
C. - 2
1
D. -2
E. -8
EBT-SMA-99-24
Diketahui fungsi f(x) =
x
x2 + 6
Turunan pertama fungsi f(x) adalah f ′(x) = …
A. x
x
x 2
+ 6
B. x
x
x 2
- 3
C. x
x
x 2
1
3
-
D. x
x
x 2
1
2
3
3
+
E. x
x
x 2
3
2
3 -
EBT-SMA-99-25
Fungsi f(x) = (x - 2)(x2 - 4x + 1) naik pada interval
A. 1 < x < 3
B. 1 < x < 4
C. x < 1 atau x > 3
D. x < -3 atau x > -1
E. x < 1 atau x > 4
EBT-SMA-99-26
Ditentukan fungsi f(x) = x3 - 3×2 + 5. Dalam interval
1 ≤ x ≤ 3, nilai minimum fungsi itu adalah …
A. 0
B. 1
C. 2
D. 3
E. 5
EBT-SMA-99-27
Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y = 1 - x2 , sumbu
Y, sumbu x dan garis x = 3 adalah …
A. 25 3
1
B. 24
C. 7 3
1
D. 6
E. 4 3
1
EBT-SMA-99-28
Turunan pertama dari F(9x) = sin4 (2x - 3) adalah F′=…
A. -8 sin3 (2x - 3) cos (2x - 3)
B. -8 sin (2x - 3) sin (4x - 6)
C. -4 sin3 (2x - 3) cos (2x - 3)
D. 4 sin2 (2x - 3) sin (4x - 6)
E. 8 sin (2x - 3) sin (4x - 6)
EBT-SMA-99-29
Nilai ∫
π
6
0
cos 2x cos xdx = …
A. 6
5
B. 6
4
C. 12
5
D. - 12
5
E. - 6
5
EBT-SMA-99-30
Hasil ∫ +
dx
x
x
2 8
18
3
2
= …
A. - 2×3 + 8 +C
2
3
B. 9 2×3 + 8 +C
C. 2×3 + 8 +C
6
1
D. 6 2×3 + 8 +C
E. 36 2×3 + 8 +C
EBT-SMA-99-31
Turunan pertama fungsi f(x) = (2x + 1) ln x adalah
f ′(x) = …
A. 2 + x
1
B. 2 + x
1 + 2 ln x
C. 2x + 1 + ln x
D. 2x + 1 + 2ln x
E. x
2 + ln x
EBT-SMA-99-32
Diketahui Δ ABC dengan A(4, -1, 2), B(1, 3, -1), dan
C(1, 4, 6). Koordinat titik berat Δ ABC adalah …
A. (2, 2, 2)
B. (-3, 6, 3)
C. (-1, 3, 2)
D. (-1, 3, 3)
E. (-3, 6, 6)
EBT-SMA-99-33
Diketahui panjang proyeksi vektor ⎟



⎜ ⎜


= -
4
2
2
ar pada vektor
⎟ ⎟


⎜ ⎜


= -
p
b 2
r 4
adalah 5 5
8 . Nilai p = …
A. 25
B. 5√3
C. 5
D. √5
E. 5
1
EBT-SMA-99-34
Diketahui lingkaran x2 + y2 + 8x + 2py + 9 = 0
mempunyai jari-jari 4 dan menyinggung sumbu Y. Pusat
lingkaran tersebut sama dengan …
A. (4, -6)
B. (-4, 6)
C. (-4, -6)
D. (-4, -3)
E. (4, 3)
EBT-SMA-99-35
Persamaan garis singgung pada parabola y2 = 8x yang
tegak lurus garis 2x + 3y - 6 = 0 adalah …
A. 2x - 3y - 9 = 0
B. 2x - 3y + 9 = 0
C. 9x - 6y - 8 = 0
D. 9x - 6y + 2 = 0
E. 9x - 6y + 8 = 0
EBT-SMA-99-36
Elips dengan pusat (0 , 0) mempunyai direktriks 4x = 25
dan eksentrisitas 0,8. Persamaannya adalah …
A. 1
9 25
2 2
x + y =
B. 1
25 9
2 2
x + y =
C. 1
16 25
2 2
x + y =
D. 1
25 16
2 2
x + y =
E. 1
16 9
2 2
x + y =
EBT-SMA-99-37
Garis y = -3x + 1 diputar dengan R(0, 90o), kemudian
dicerminkan terhadap sumbu X. Persamaan bayangannya
adalah …
A. 3y = x + 1
B. 3y = x - 1
C. 3y = -x - 1
D. y = -x - 1
E. y = 3x - 1
EBT-SMA-99-38
Perhatikan gambar kubus ABCD.EFGH. Jarak titik A
dan bidang CFH adalah …
H G
E F
D C
A 10 cm B
A. 2 3
10 cm
B. 3 3
10 cm
C. 2 3
20 cm
D. 3 3
20 cm
E. 10 2 cm
EBT-SMA-99-39
Perhatikan gambar kubus ABCD.EFGH. Panjang
proyeksi AH pada bidang ACGE adalah …
H G
E F
D C
A 5 cm B
A. 5√3 cm
B. 5√2 cm
C. 6 2
5 cm
D. 3 2
5 cm
E. 2 2
5 cm
EBT-SMA-99-40
Limas T.ABC pada gambar dengan alas segitiga sama
sisi. TA tegak lurus bidang alas. Sudut antara bidang
TBC dan ABC adalah α. Maka sin α = …
T
4 cm C
A
4√2 cm B
A.
7
5
B.
6
2
C.
10
6
D.
10
2
E.
6
1

Tugas TIK informasi soal UN dan STAN

Oktober 12th, 2010 by upanunie

nbsp;http://www.4shared.com/file/5cH352DO/Fra…